Jumat , 19 Oktober 2018
Home - Berita Bola - Jumadi akan memimpin pertandingan Final Presiden 2015

Jumadi akan memimpin pertandingan Final Presiden 2015

Pada laga final Piala Presiden antara Persib Bandung dan Sriwijaya FC, Jumadi Efendi, mengaku bahwa ia telah mengenal karakter para pemain yang akan berlaga dan juga memuji sikap Firman Utina dari Persib dan Asri Akbar dari Sriwijaya.

Wasit asal malang, Jumadi mengatakan bahwa keduanya memiliki rasa hormat kepada wasit dan mudah untuk diajak bekerja sama.

Jumadi mengatakan bahwa Kalau Firman mengerti tentang kondisi di lapangan dan baik orangnya. Sementara di Sriwijaya, Asri Akbar juga paling hormat dengan wasit.

Jumadi menyatakan bahwa ia telah mengenal setidaknya 60 persen karakter pemain yang akan main di laga pamungkas nanti. Menurutnya, ada yang sering berpura-pura tidak tahu jika terkena perangkap offside, dan ada pula yang senang “mengoceh” namun mengkerut ketika didekati wasit.

Telah malang melintang di Dunia Sepak Bola Indonesia membuat Jumadi mengenal karakter pemain, bahkan dari awal karier mereka hingga pindah ke beberapa klub.

Pengetahuan inilah yang akan membantu Jumadi memimpin laga final yang akan diselenggarakan Minggu (18/10) di Stadion Utama Gelora Bung Karno. Hal senada juga sempat diungkapkan oleh Thoriq Alkatiri, wasit yang memimpin laga semifinal Piala Presiden.

Menurut Thoriq, wasit juga biasanya mengamati pemain-pemain yang telah memiliki reputasi untuk melakukan simulasi, atau diving. Jadinya kalau terjadi pelanggaran kami akan hati-hati, tidak terburu-buru memberikan kartu

Sementara bagi Jumadi, wasit yang juga memimpin laga perempat final antara Persib dan Pusamania Borneo FC, ia mengaku memiliki kesan mendalam terhadap penyerang Sriwijaya yang tak bisa diturunkan di final nanti: Ferdinand Sinaga.

Jumadi mengatakan bahwa Saya sudah hafal dengan Ferdinand sejak ia di Persib U-21, Persiwa, dan di Persib,” kata Jumadi ketika ditanyai pemain yang paling unik yang ditemuinya semasa memimpin pertandingan. “Karakternya beda.”

Jumadi mengaku tidak memiliki kesulitan berkomunikasi dengan para legiun asing di Indonesia. Menurutnya, hal ini terbantu dengan pengetahuan berbahasa Inggris dirinya dan juga para pemain asing yang bisa berbahasa Indonesia sedikit demi sedikit.

Biasanya juga saya mengobrol sebentar dengan mereka sebelum pertandingan. Sekadar perkenalan saja.

Check Also

Ada lowong di MU, Brendan Rodger tidak sudi untuk melatih

Mantan Pelatih liverpool, Brendan Rodgers kini tengah menganggur. Namun, kalau pun pos manajer Manchester United ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *