Minggu , 21 April 2019
Home - Berita Bola - Juventus, AS Roma dan AC Milan, Klub yang mengeluarkan gaji tertinggi

Juventus, AS Roma dan AC Milan, Klub yang mengeluarkan gaji tertinggi

Berdasarkan Laporan La Gazetta Dello Sport mengatakan bahwa Juventus, AS Roma, dan AC Milan menempati posisi tiga teratas bila melihat pengeluaran gaji tertinggi untuk gaji pemain. Berikut ini adalah penjelasan klun mana saja yang memiliki pengeluaran gaji tertinggi untuk pemain.

Juventus memimpin dengan pengeluaran gaji 124 juta euro (sekitar Rp 1,9 triliun) per musim. Total 4,5 juta euro di antaranya dialokasikan untuk Paul Pogba. AS Roma mengekor di posisi kedua dengan 113 juta euro. I Giallorossi juga memiliki pemain bergaji tertinggi di Serie A, Daniele De Rossi.

Dengan upah 6,5 juta euro per musim, De Rossi meraih predikat tersebut tiga tahun beruntun. Peringkat ketiga diduduki oleh AC Milan. Klub asuhan Sinisa Mihajlovic mengeluarkan 101 juta euro per tahun. Total tujuh juta euro di antaranya dihabiskan untuk membayar Carlos Bacca dan Riccardo Montolivo.

Sementara itu, pengeluaran Inter untuk gaji pemain tidak sampai 100 juta euro. Hal ini turut dipengaruhi oleh aktivitas transfer musim panas 2015, ketika I Nerazzurri melepas pemain bergaji tinggi seperti Anderson Hernanes, Xherdan Shaqiri, dan Mateo Kovacic.

Bila ditotal, pengeluaran gaji 20 kontestan Serie A mencapai 882 juta euro per tahun. Nilai tersebut menunjukkan peningkatan 33 juta euro dibandingkan tahun 2014. Kedatangan sejumlah nama besar dari Premier League seperti Juan Cuadrado, Mario Balotelli, dan Stevan Jovetic turut mempengaruhin kenaikan ini.

Akan tetapi, rekor tertinggi untuk pengeluaran gaji pemain terjadi pada tahun 2011 dengan nilai 1,1 miliar euro. Sejak saat itu, krisis ekonomi memaksa tim-tim Serie A melego bintang bergaji besar demi memangkas anggaran. Sebagai strategi, mereka menyertakan sejumlah bonus performa untuk mengiming-imingi pemain, tetapi tidak masuk dalam pos gaji.

Pada masa krisis, banyak klub besar melego pemain besar untuk menjaga pendapatan klub.

Sekarang pereknomian dunia sudah membaik, Keuangan klub-klub di Italia sudah mulai membaik juga. Hal ini meningkatnya daya jual beli transfer pemain.

Apakah semua pengeluaran tinggi bisa mempengaruhi prestasi klub ? Jawaban akan kita tunggu pada akhir musim. Itulah jawaban yang sebenar-benarnya.

Check Also

Ada lowong di MU, Brendan Rodger tidak sudi untuk melatih

Mantan Pelatih liverpool, Brendan Rodgers kini tengah menganggur. Namun, kalau pun pos manajer Manchester United ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *