Selasa , 17 September 2019
Home - Berita Bola - Komite Ad-Hoc FIFA telah menetapkan 5 Calon Presiden FIFA

Komite Ad-Hoc FIFA telah menetapkan 5 Calon Presiden FIFA

Komite Ad-Hoc Pemilihan Presiden FIFA telah menetapkan lima kandidat yang akan bersaing pada Konggres Pemilihaan Presiden FIFA pada tanggal 26 Februari 2016.

Lima kandidat itu akan menggantikan Sepp Blatter yang semula akan menyerahkan mandat kepada Kongres, namun telah disanksi Komite Etik FIFA selama delapan tahun.

Berdasarkan informasi yang dikutip dari Reuters memberitakan bahwa Lima kandidat yang akan bertarung itu adalah Pangeran Ali bin al-Hussein, Sheikh Salman bin Ebrahim al-Khalifa, Gianni Infantino, Tokyo Sexwale, dan Jerome Champagne.

Adapun Presiden UEFA Michael Platini yang semula juga menjadi kandidat favorit terhambat. Pasalnya, serupa Blatter, Platini diasingkan oleh Komite Etik FIFA dari sepak bola selama delapan tahun.

Dari lima kandidat yang telah ditetapkan Sheikh Salman (Presiden AFC) dan Infantino (Sekretaris Jenderal UEFA) menjadi favorit. Infantino merupakan pria berkebangsaan Italia dan Swiss. Pria berusia 45 tahun itu merupakan Sekjen UEFA sejak 2009 silam. Ia bergabung dengan UEFA pada 2000 sebagai pengacara kuasa hukum.

Adapun Sheikh Salman adalah seorang pria berkebangsaan Bahrain. Pria yang berusia 50 tahun itu saat ini selain menjadi Presiden AFC juga menjabat Wakil Presiden FIFA.

Kandidat berikutnya adalah Pangeran Ali. Pada pemilihan sebelumnya Pangeran Ali bertarung menjadi satu-satunya penantang Sepp Blatter dalam Kongres FIFA pada Mei 2015. Namun, jelang proses pemilihan presiden, Ali mundur sehingga Sepp Blatter terpilih secara aklamasi.

Ali merupakan seorang pangeran dari Yordania. Pria berusia 40 tahun ini mundur dari jabatannya sebagai Wakil Presiden FIFA saat menyalonkan diri menjadi kandidat presiden FIFA tahun lalu.

Sama halnya seperti Ali, Champagne pun sempat berupaya menyalonkan diri menjadi kandidat presiden FIFA pada tahun lalu. Pria asal Perancis berusia 57 tahun itu gagal maju di Kongres karena kurang mendapat dukungan.

Champagne bekerja di FIFA selama 11 tahun. Ia merupakan penasihat bagi Sepp Blatter dan meninggalkan jabatannya pada tahun 2010 silam.

Terakhir, Sexwale. Tokoh antiapharteid asal Afrika Selatan itu merupakan seorang pengusaha pertambangan. Pria yang berusia 62 tahun itu pernah menjadi bagian dari FIFA untuk satuan tugas antidiskriminasi.

Check Also

Ada lowong di MU, Brendan Rodger tidak sudi untuk melatih

Mantan Pelatih liverpool, Brendan Rodgers kini tengah menganggur. Namun, kalau pun pos manajer Manchester United ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *