Jumat , 21 September 2018
Home - Berita Bola - Menpora, Imam Nahrawi meminta EO dan tim transisi selesaikan kewajibannya

Menpora, Imam Nahrawi meminta EO dan tim transisi selesaikan kewajibannya

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi angkat bicara terkait pergelaran Piala Kemerdekaan yang menyisakan masalah. Imam Nahrawi meminta kepada Event Organizer (EO) dan Tim Transisi untuk segera menyelesaikan kewajibannya.

Turnamen Piala Kemerdekaan telah selesai digelar yang menghasilkan PSMS Medan sebagai juaranya. Namun di balik itu, tersimpan beberapa masalah salah satunya adalah masih ada beberapa klub yang belum menerima match fee dan honor wasit yang ternyata belum dibayar.

Hal ini tentunya tidak sebanding dengan tagline Tim Transisi yang selalu menyebut akan memperbaiki tata kelola sepakbola nasional. Sebelumnya Badan Olahraga Profesional Indonesia (BOPI) juga mengaku kecewa atas kejadian ini. Tertunggaknya match fee sejumlah klub peserta Piala Kemerdekaan disebut tim transisi karena dana dari sponsor belum cair. ‎Berdasarkan informasi yang beredar bahwa Tim Transisi mengatakan bahwa dana sponsor akan cair setelah kegiatan selesai. Barulah kami akan menyelesaikan masalah ini semua.

Menanggapi hal tersebut, Imam Nahrawi yang saat ini sedang berada di Iran, hanya menjawab singkat. Dia menegaskan akan meminta tim transisi untuk bertanggung jawab menyelesaikan masalah ini.

Pesan sms dari Nahrawi mengatakan bahwa Saya minta secara tegas kepada operator dan tim transisi untuk segera menyelesaikan kewajiban-kewajibannya.

Kami sebagai penonton dan masyarakat pencinta tanah air merasa kecewa berat kepada penyelenggara Piala Kemerdekaan bahwa kita tidak ada kemajuan dalam kepengurusan kompetisi. Masalah yang sering timbuk waktu dipegang PSSI terulang kembali. Masalah belum bayar uang Fee. Mengapa harus terlambat sih ? Kan di kontrak bisa disepakati dengan pihak sponsor, bagaimana sistem pembayaran iklan? Janganlah membuat klub yang belum dibayar kecewa dan jangan membuat masyarakat Indonesia kehilangan kepercayaan lagi.

Bagaimana mengurusi Liga Indonesia? Jika tidak becus mengurusi kompetisi. Saran kami, Balikkan tugas itu ke PSSI. Dan persyaratannya jika dipegang PSSI, keuangan harus jelas. Setiap dua minggu diadakan audit Internal dan audit eksternal. Supaya laporan jelas. Dan pemerintah ikut campur tangan sebatas Laporan keuangan yang jelas dan harus saling koordinasi antara PSSI dengan pemerintah pusat.

Apakah anda setuju dengan perkataan kami ?

Check Also

Ada lowong di MU, Brendan Rodger tidak sudi untuk melatih

Mantan Pelatih liverpool, Brendan Rodgers kini tengah menganggur. Namun, kalau pun pos manajer Manchester United ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *