Kamis , 21 Juni 2018
Home - Berita Bola - Pembangunan Stadium Bertaraf International mencapai Rp.1,6 Trilliun

Pembangunan Stadium Bertaraf International mencapai Rp.1,6 Trilliun

Dana pembangunan stadion bertaraf internasional di Bali mencapai Rp. 1,6 triliun. Pemprov Bali berencana untuk menggandeng pihak swasta untuk mewujudkan stadion megah dan venue aquatic center itu.

Wakil Gubernur Bali, Ketut Sudikerta mengungkapkan bahwa pembangunan stadion internasional akan dibangun di lahan milik Pemprov Bali, kawasan Cenggiling, Kabupaten Badung. Sementara aquatic center akan dibangun di Padanggalak Denpasar.

Pembangunan kedua venue olahraga bertaraf internasional itu diprediksi bakal menyedot anggaran hingga Rp.1,6 triliun. Anggaran yang tidak cukup sedikit untuk mengeluarkan uang demia tercapai pembangunan stadium nan megah.

Wakil Gubernur Bali, Ketut Sudikerta mengatakan bahwa kemarin saya sudah menghadap ke Kementerian Pemuda dan Olahraga, dan Kemenpora mengatakan bahwa kita disupport dan diharapkan semua stakeholder agar dapat berpartisipasi dengan baik sehingga pembangunan dapat berjalan dengan lancar dengan pengelolaan yang baik dan transparansi keuangan yang baik.

Ketut Sudikerta mengatakan bahwa pembangunan infrastruktur itu sebagai upaya untuk mewujudkan Bali sebagai salah satu destinasi olahraga di dunia. Kalau kita bisa menyelenggarakan turnamen sepak bola internasional, olimpiade, hal tersebut akan meningkatkan jumlah pengunjung ke Bali. Dan, dengan meningkatnya jumlah kunjungan tersebut ekonomi masyarakat kita mampu bergeliat.

Ketut Sudikerta juga menyatakan bahwa Pemprov Bali melalui Dinas PU Provinsi Bali telah melakukan studi kelayakan. Kepala Badan Penanaman Modal dan Perizinan Provinsi Bali, Ida Bagus Made Parwata mengatakan bahwa anggaran yang dibutuhkan untuk pembangunan stadion internasional dan aquatic center diprediksi mencapai Rp.1,6 triliun.

Kepala Badan Penanaman Modal dan Perizinan Provinsi Bali, Ida Bagus Made Parwata mengatakan bahwa skema pembayaran akan dilakukan melalui “availibility payment” atau sistem penyedia pembayaran yang sebelumnya wajib diaudit BPKP. Jadi kalau itu dibangun, yang membiayai adalah Kementerian Keuangan. Setelah itu selesai, Pemprov Bali akan mencari operatornya untuk mengelola sarana itu. Hasilnya itu digunakan untuk membayar.

Stadion yang akan dibangun secara mewah untuk fasilitas olahraga dan persiapan agar menjadi Tuaan Rumah Olympiade. Itulah harapan Masyarakat Indonesia disuatu nanti. Stadion nanti akan menjadi masukkan pendapatan masyarakat Bali

Check Also

Ada lowong di MU, Brendan Rodger tidak sudi untuk melatih

Mantan Pelatih liverpool, Brendan Rodgers kini tengah menganggur. Namun, kalau pun pos manajer Manchester United ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *