Rabu , 20 Maret 2019
Home - Berita Bola - Sepp Blatter tolak mundur dari Kursi Presiden FIFA

Sepp Blatter tolak mundur dari Kursi Presiden FIFA

Dua sponsor besar FIFA, Cola-Cola dan McDonald’s, meminta Sepp Blatter mundur dari kursi presiden organisasi itu. Kedua perusahaan besar itu menganggap bertahannya Sepp Blatter akan menghambat proses reformasi di tubuh FIFA.

Gonjang-ganjing FIFA sudah dimulai sejak penangkapan beberapa petinggi federasi itu beberapa bulan silam di salah satu hotel Swiss. Dari sana terungkap banyak kasus korupsi dan suap yang terungkap, setelah selama ini hanya jadi kabar burung belaka.

Setelahnya desakan dari berbagai pihak agar Sepp Blatter mundur terus bermunculan. Pria asal Swiss itu dianggap sebagai biang keladi praktek kotor di organisasi yang dipimpinnya.

Tuduhan itu kian terbukti benar adanya setelah otoritas kejaksaan Swiss pekan lalu mengumumkan akan menggelar gelar perkara terhadap Blatter, terkait dugaan penyelewengan dana hak siar serta uang jasa yang diberikan Blatter kepada presiden UEFA, Michel Platini, saat Platini masih menjabat penasehatnya tahun 1998 lalu.

Berdasarkan berita, Coca-Cola dan McDonald’s, yang merupakan sponsor besar FIFA sejak 1970 meminta Sepp Blatter secepatnya mundur demi kelancaran proses investigasi yang sedang dilakukan pihak kejaksaan Swiss.

Namun, Sepp Blatter awal pekan ini menegaskan dirinya tidak akan mundur karena merasa tidak ada sangkut paut dengan kasus yang tengah menimpa organisasi pimpinannya. Hal inilah yang dinilai dapat menghambat proses reformasi di tubuh FIFA yang sedang dilakukan sejak penangkapan besar-besaran para petingginya beberapa bulan silam.

Sepp Blatter mengatakan bahwa saya tidak akan menghalangi proses investigasi terhadap FIFA. Silahkan. Kami tidak akan menghalangin

Tak lama setelah permintaan mundur itu muncul, Sepp Blatter melalui kuasa hukumya menegaskan bahwa dirinya tidak akan mundur karena merasa keputusan itu tidak akan membawa perubahan berarti untuk FIFA. Maka itu, seperti yang ditegaskan sejak awal bahwa Sepp Blatter akan tetap menjadi orang nomor satu di sana sampai pemilihan presiden baru pada Bulan Februari 2016.

Berdasarkan informasi dari CNN, Pengacara Sepp Blatter mengatakan bahwa Karena Coca-Cola adalah sponsor besar bagi FIFA, Sepp Blatter dengan hormat menyatakan ketidaksetujuannya dan yakin bahwa pengunduran dirinya tidak akan membawa kebaikan untuk FIFA, ataupun mempercepat proses reformasi. Maka dari itu, dia tidak akan mundur.

Check Also

Ada lowong di MU, Brendan Rodger tidak sudi untuk melatih

Mantan Pelatih liverpool, Brendan Rodgers kini tengah menganggur. Namun, kalau pun pos manajer Manchester United ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *