Selasa , 22 Oktober 2019
Home - Dunia - Cetak Rekor Clean Sheet dan Cap 150 pertandingan. Buffon rayakan pesta

Cetak Rekor Clean Sheet dan Cap 150 pertandingan. Buffon rayakan pesta

Kiper tim nasional Italia, Gianluigi Buffon, merayakan penampilan yang ke-150 di level negara dengan sebuah kemenangan dan juga tidak pernah kebobolan. Gianluigi Buffon kini tercatat sebagai pemain yang paling sering membela Italia, di atas Fabio Cannavaro (136 kali) di tempat kedua dan Paolo Maldini (126 kali) di tempat ketiga.

Mengingat pemain yang masih aktif bermain dengan caps terbanyak setelah Buffon adalah Andrea Pirlo dengan 116 kali, rekor Buffon tampaknya tak akan terpecahkan dalam waktu dekat.

Pertandingan ke-150 Buffon terjadi ketika Italy menang 1-0 atas Bulgaria di lanjutan kualfikasi Piala Eropa 2016. Satu-satunya gol Italia dicetak Daniele De Rossi saat pertandingan baru berjalan lima menit melalui tendangan penalti. Sebelumnya, Antonio Candreva dilanggar di kotak terlarang.

Hasil 1-0 itu membuat Buffon mendapatkan cleansheet ke-62 dalam karier timnasnya, sementara itu Italia menduduki puncak klasemen Grup H dengan 18 angka. Gianluigi Buffon mengatakan bahwa hasil tersebut tak didapatkan dirinya dengan hanya duduk berpangku tangan. Untungnya penyelamatan saya membantu kami menang dan mendapatkan tiga angka. Pada malam ini, ketika menurut saya kami bermain baik, kami mendapatkan kemenangan dan kokoh di puncak.

Italiy sendiri berada dalam sorotan karena tidak mampu menampilkan permainan yang baik pada pertandingan sebelumnya melawan Malta. Hanya mampu menang 1-0 melawan tim semenjana, anak-anak asuhan Antonio Conte tersebut memiliki masalah kreativitas di lini serang dan gagal membongkar pertahanan Malta.

Gianluigi Buffon mengatakan bahwa italy bermain sedikit lebih baik ketika berhadapan dengan Bulgaria. Kami menciptakan sejumlah banyak peluang untuk memperbesar skor. Kami juga sukses untuk meraih cleansheets dan tim yang ingin meraih prestasi tertinggi tidak boleh sering kebobolan.

Sementara itu, gelandang Italia Marco Verratti meminta agar rekan-rekan setimnya mampu menyelesaikan peluang dengan lebih baik lagi. Hal itu yang harus kami perbaiki, karena kami tidak bisa selalu mendapatkan keberuntungan..

Kami harus berlatih terus. Kami menyarankan kepada Team Italy untuk merombak Lini Depan. Lini DEpan harus membuka peluang bagi teman-temannya untuk mengumpankan bola kepada Lini Depan. Lini Depan harus pintar-pintar untuk mendobrak pintu pertahanan musuh

Check Also

Uruguay menang atas Chile dengan skor 3-0

Tim Nasional Uruguay berhasil naik ke peringkat dua klasemen sementara kualifikasi Piala Dunia 2018 zona ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *