Kamis , 21 Juni 2018
Home - Dunia - Inggris Vs Perancis Tetap Berlangsung, Roy Hodgson Respek

Inggris Vs Perancis Tetap Berlangsung, Roy Hodgson Respek

Putusan Federasi sepak bola Perancis (FFF) untuk tetap menggelar laga persahabatan antara tim nasional negaranya dan Inggris di Stadion Wembley, Selasa (17/11/2015), mendapatkan respek dari pelatih The Three Lions, Roy Hodgson.

Laga tersebut nyaris batal karena ada insiden pengeboman dan penembakan di Paris pada saat pertandingan Perancis melawan Jerman yang berlangsung di Stade de France, Jumat (13/11/2015). Salah satu pelaku pengeboman bahkan diduga nyaris memasuki stadion.

Insiden itu membuat FFF mengambil putusan menganulir laga antara Les Bleus dan The Three Lions. Hal itu tak lepas dari status darurat nasional telah ditegaskan oleh Presiden Francois Hollande.

Namun, Sabtu (14/11/2015), Presiden FFF, Noel le Graet, lalu menganulir putusan itu dan menyatakan laga The Three Lions melawan Les Bleus tetap berlangsung di Wembley sesuai rencana.

Berdasarkan informasi dari BBC, Roy Hodgson mengatakan bahwa Kami menghargai putusan itu dan siap untuk mempersiapkan diri, baik di dalam maupun luar pertandingan. Kami tidak takut akan kejadian ini.

Roy Hodgson mengatakan bahwa pertandingan nanti akan penting karena membuktikan bahwa sepak bola dunia tengah bersatu melawan kekejaman. Saya yakin tim dan suporter Inggris akan menunjukkan solidaritasnya. Dan tidak akan terulang kembali kejadian seperti ini.

Putusan FFF itu juga disetujui oleh FA. Chairman Greg Dyke menyebutkan bahwa putusan untuk terus memainkan laga merupakan hasil konsultasi dengan FFF. Kami akan memanfaatkan kesempatan ini untuk menunjukkan respek dan afeksi, juga solidaritas kepada rakya Perancis.

Sementara itu, pertandingan timnas U-20 Inggris dan Perancis yang sedianya akan dimainkan pada Sabtu kemarin mengalami penundaan. Presiden Prancis, Hollande telah mengumumkan status darurat nasional selama tiga hari sejak tanggal kejadian. Kejadian atas serangan yang terkoordinasi itu membuat ibu kota Perancis lumpuh. Hollande pun terpaksa meninggalkan stadion setelah terdengar ledakan keras di luar kota, dan dia langsung mengumumkan situasi darurat sehingga perbatasan negara diperketat.

Bukan pertandingan Sepak Bola yang dihentikan. Tetapi semua Olahraga di Prancis ditunda selama 3 hari. Ini perintah dari Presiden Prancis.

Check Also

Uruguay menang atas Chile dengan skor 3-0

Tim Nasional Uruguay berhasil naik ke peringkat dua klasemen sementara kualifikasi Piala Dunia 2018 zona ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *