Kamis , 20 Juni 2019
Home - Dunia - Neymar menjadi kapten, tetapi dikritik pedas oleh Kosta Rica

Neymar menjadi kapten, tetapi dikritik pedas oleh Kosta Rica

Jelang pertandingan antara Tim Nasional Brasil menghadapi Kosta Rika pada laga pertandingann di New Jersey, Amerika Serikat, Sabtu (5/9), Neymar mendapat kritikan tajam dari legenda Selecao. Mantan pemain Timnas Braazil, Leornaardo Arauji mengatakan bahwa Neymar belum pantas menjadi kapten tim.

Leornardo mengatakan bahwa Neymar adalah pemain hebat, tetapi dia tidak punya kedewasaan untuk memimpin dan mengangkat tim. Neymar ditunjuk sebagai kapten timnas Brasil menggantikan Thiago Silva oleh pelatih Carlos Dunga usai Piala Dunia 2014.

Pada Turnamen Copa America 2015, Neymar gagal menunjukkan sikap sebagai kapten ketika mendapat kartu merah melawan Kolombia di babak grup dan absen di sisa turnamen. Meski mengkritik kepemimpinan Neymar, Leonardo menganggap permainan penyerang 23 tahun itu jauh meningkat sejak meninggalkan Santos dan bergabung dengan Barcelona pada 2013.

Leornardo mengatakaan bahwa dia mendapat banyak kritikan ketika masih bermain di Brasil. Dia egois dalam penguasaan bola dan ingin selalu memberikan pengaruh. Sekarang dia bermain lebih bagus tanpa bola. Ini masalah mental. Salah satu kemajuan yang ditunjukkan Neymar menurut Leonardo adalah kemampuannya dalam melakukan tendangan bebas. Tendangan bebas begitu indah

Pemain yang pernah membawa Barzil meraih Piala Dunia 2914 menegaskan bahwa Sebelumnya dia tidak pernah mengambil tendangan bebas, sekarang dia pemain spesialis. Masih ada banyak hal lainnya yang bisa dia tingkatkan.

Berdasarkan informasi dari Footbaall Espana, Neymar mengatakan baahwaa ia adalah pemain hebat, etapi ia belum memiliki kematangan untuk memimpin Brasil dan memimpin sebuah tim. Ia banyak dikritik kerika bermain bersama Brasil karena ingin terus memegang bola dan sikap egoisnya. Selain itu, sikapnya di atas lapangan belum mencerminkan sikap pemimpin.

Terpilihnya Carlos Dunga menjadi pelatih Brasil menggantikan Luiz Felipe Scolari memang membawa perubahan yang cukup kental di skuad tim Samba. Secara mengejutkan Dunga mencopot ban kapten dari Thiago Silva dan memilih Neymar menjadi kapten utama.

Hal tersebut cukup mengejutkan karena Neymar masih sangat muda dan minim pengalaman untuk menjadi seorang pemimpin dalam tim. Selain itu, masih banyak sosok yang lebih senior dari Neymar yang lebih pantas menjadi kapten.

Check Also

Uruguay menang atas Chile dengan skor 3-0

Tim Nasional Uruguay berhasil naik ke peringkat dua klasemen sementara kualifikasi Piala Dunia 2018 zona ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *