Jumat , 19 April 2019
Home - Inggris - Ketatnya Pertahanan West Ham saat melawan Manchester City

Ketatnya Pertahanan West Ham saat melawan Manchester City

Bilic agaknya mencontek apa yang dilakukan Everton saat menahan imbang City 0-0 tanpa gol di Premier League, serta menang 2-1 di Piala Liga. Pertahanan West Ham dibuat rendah dengan jarak antarlini yang begitu rapat. Tujuannya jelas, yaitu mempersempit ruang gerak pemain City untuk berkreasi.

Ini menjadi penting karena Manchester City memiliki para pemain yang mampu berlari cepat. Dua gol dari Manchester City kala mengandaskan Norwich City 3-0 pada tanggal 9 Januari silam, merupakan hasil dari solo run yang dilakukan oleh Sergio Aguero. Ini terjadi karena adanya celah serta jauhnya jarak antar lini.

Peran paling vital diemban trio gelandang West Ham yang dihuni Alex Song, Mark Noble, dan Cheikhou Kouyate. Bilic pun menginstruksikan Noble dan Kouyate untuk masing-masing menjaga Jesus Navas dan David Silva. Ini yang membuat pergerakan keduanya terlihat tidak pakem mengikuti formasi. Noble kadang beroperasi di kanan; pun sebaliknya dengan Kouyate yang terlihat di kiri. Sementara itu, Song bertugas tepat di depan Winston Reid dan James Collins.

Collins dan Reid sebagai bek tengah pun tak begitu sibuk. Keduanya bergantian menjaga Sergio Aguero yang tak boleh lepas dari pengawasan.

Para pemain Manchester City pun lebih sering bergerak ke tengah. Mereka sadar bahwa kalau memberikan umpan silang akan sulit karena menumpuknya bek West Ham di dalam kotak penalti. Sepanjang pertandingan, Manchester City melepaskan 16 umpan silang berbanding 23 umpan silang yang dilakukan West Ham.

Dengan pergerakan seperti ini, kedua fullback West Ham pun bermain lebih rapat dengan bek tengah. Sementara itu, Payet maupun Antonio tidak perlu turun terlalu dalam untuk membantu pertahanan.

Dengan pertahanan yang rapat, Manchester City pun tidak leluasa melepaskan tendangan. Secara jumlah, Manchester City melepaskan tembakan yang terbilang banyak dengan 16 kali. Namun, 10 di antaranya terbuang percuma karena berhasil diblok oleh para pemain West Ham. Pada babak pertama, Manchester City hanya melepaskan tiga tembakan. Jumlah ini meningkat menjadi 13 kali pada babak kedua, terlebih karena Manchester City seperti tersengat setelah gol kedua Valencia, sehingga mereka menuntaskan peluang dengan terburu-buru.

Inilah yang membuat malam kemaren, Pertahanan West Ham sangat displin dalam menjaga serangan yang dilakukan oleh para pemain Manchester City

Check Also

Prediksi Bola antara Sunderland vs Manchester City

Prediksi Bola antara Sunderland melawan Manchester City merupakan pertandingan pekan ke-24, rencana akan berlangsung di ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *