Senin , 19 Agustus 2019
Home - Inggris - Leicester merebut posisi pertama setelah mengalahkan Chelsea

Leicester merebut posisi pertama setelah mengalahkan Chelsea

Pada pekan ke-16, Leicester City berhasil mengalahkan Juara Bertahan Chelsea dengan skor 2-1. Kemenangan atas Chelsea, membuat posisi Leicester City kembali memuncaki klasemen menggeser posisi Arsenal di pangku klasemen sementara Liga Inggris. Kekalahaan atas Leicester City membuat Chelsea makin terpuruk di papan bawah.

Pada laga yang digelar di King Power Stadium, Selasa (15/12/2015) dinihari WIB, Leicester City tetap mengandalkan Jamie Vardy sebagai tumpuan serangan. Jamie Vardy didukung oleh Riyad Mahrez, Leonardo Ulloa, dan Marc Albrighton yang berdiri di belakangnya.

Sementara itu, manajer Chelsea, Jose Mourinho melakukan strategi dengan mencadangkan Cesc Fabregas dan Gary Cahill. Di lini depan, Jose Mourinho memasang Diego Costa. Tapi itu tidak berpengaruh.

Leicester City tampil sangat baik di babak pertama. Mereka berani menekan Chelsea dan menciptakan beberapa peluang bagus. Hasilnya, Jamie Vardy membawa mereka unggul 1-0 lewat golnya pada menit ke-34.

Tim tuan rumah langsung tancap gas setelah babak kedua dimulai. Gol Mahrez pada menit ke-48 menggandakan keunggulan mereka.

Chelsea yang meningkatkan gempuran mereka di sisa waktu cuma bisa membalas sekali lewat gol Loic Remy pada menit ke-77. Mereka pun akhirnya pulang dengan tangan hampa.

Dengan hasil ini, Leicester kembali memimpin klasemen dengan koleksi 35 poin dari 16 laga. Mereka unggul dua poin atas Arsenal yang berada di posisi kedua. Sementara itu, Chelsea yang baru mengumpulkan 15 poin terbenam di posisi ke-16. Mereka cuma berjarak satu poin dari zona degradasi.

Berikut ini Jalannya Pertandingan antara Leicester City melawan Chelsea, adalah sebagai berikut :

Pada menit ke-2, Riyad Mahrez melakukan aksi individu yang menawan. Dia menggiring bola dari sisi kanan dan meliuk-liuk melewati beberapa pemain Chelsea, tetapi penyelesainnya mengarah tepat ke tangkapana kiper Thibaut Courtois.

Setelahnya, Leicester berani menekan Chelsea lewat serangan-serangan yang mereka bangun dengan rapi. Leicester City juga solid ketika bertahan.

Sementara itu, Chelsea terlihat kesulitan untuk mengembangkan permainan. Meski lebih banyak menguasai bola, mereka nyaris tidak menciptakan peluang berarti.

Leicester City mendapatkan peluang lagi pada menit ke-18, lagi-lagi lewat Riyad Mahrez. Namun, tembakan Mahrez dengan mudah diamankan oleh Courtois.

Kebuntuan terpecahkan pada saat laga memasuki menit ke-34. Leicester memimpin 1-0 berkat gol Jamie Vardy. Gol ini tercipta berawal dari Vardy yang berlari di antara dua pemain Chelsea sukses menendang hasil umpan terarah dari Riyad Mahrez dari sisi kanan.

Chelsea berpeluang menyamakan skor dua menit kemudian. Akan tetapi, sundulan Nemanja Matic meneruskan tendangan sudut Willian cuma menerpa sisi atas mistar gawang.

Leicester yang tidak menurunkan intensitas serangannya mempunyai peluang untuk mencetak gol kedua pada menit ke-44. Albrighton melepaskan tembakan dari luar kotak penalti, tapi Courtois mampu mengantisipasinya dengan baik. Hingga berakhirnya babak pertama, skor tak berubah. Leicester masih unggul 1-0.

Tiga menit setelah babak kedua dimulai, seisi stadion kembali bergemuruh. Riyad Mahrez mencetak sebuah gol indah untuk membawa Leicester unggul 2-0. Gol ini tercipta berawal dari menerima umpan Albrighton dari sisi kiri, Riyad Mahrez melakukan gerak tipu di kotak penalti yang membuat Cesar Azpilicueta terkecoh. Riyad Mahrez lantas mengakhiri aksinya dengan sebuah tembakan melengkung ke tiang jauh yang tak bisa dijangkau oleh Thibaut Courtois.

Diego Costa membuang sebuah peluang emas pada menit ke-62. Dia tinggal menghadapi kiper Kasper Schmeichel setelah menerima umpan dari Cesc Fabregas. Namun, tendangannya bisa digagalkan oleh Kesper Schmeichel.

Dari sepak pojok yang mereka dapat, Chelsea kembali berpeluang mencetak gol. Akan tetapi, tembakan Branislav Ivanovic dari jarak dekat dihalau oleh pemain Leicester.

Sundulan Cesc Fabregas beberapa saat kemudian dengan mudah ditangkap oleh Kesper Schmeichel. Sementara itu, tembakan Pedro masih melambung.

Chelsea baru bisa memperkecil ketertinggalannya pada menit ke-77. Sundulan jarak dekat Remy meneruskan umpan silang Pedro mengubah skor menjadi 1-2.

Albrighton nyaris mencetak gol untuk Leicester pada menit ke-84. Dia melepaskan tembakan dari luar kotak penalti yang tak bisa dijangkau Courtois, tapi masih sedikit melebar.

Hingga peluit panjang berbunyi, usaha Chelsea untuk menyamakan kedudukan tidak membuahkan hasil. Leicester menang 2-1.

Susunan Pemain
Leicester City:
Schmeichel; Simpson, Morgan, Huth, Fuchs; Mahrez (Inler 82′), Drinkwater (King 17′), Kante, Albrighton; Ulloa, Vardy (Okazaki 88′)

Chelsea:
Courtois; Ivanovic, Zouma, Terry (Fabregas 53′), Azpilicueta; Ramires, Matic; Willian, Oscar (Remy 65′), Hazard (Pedro 31′); Costa

Check Also

Prediksi Bola antara Sunderland vs Manchester City

Prediksi Bola antara Sunderland melawan Manchester City merupakan pertandingan pekan ke-24, rencana akan berlangsung di ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *