Senin , 21 Januari 2019
Home - Inggris - Liverpool mengandaskan perlawanan Leicester City

Liverpool mengandaskan perlawanan Leicester City

Liverpool menjadi tim kedua yang bisa mengalahkan Leicester City pada musim ini. The Reds, Liverpool mengatasi perlawanan Leicester City dengan skor 1-0 berkat gol semata wayang Christian Benteke.

Pada pertandingan yang berlangsung di Anfield Stadion, Markas kebanggan Liverpool Sabtu (26/12/2015), Liverpool kembali diperkuat oleh kiper Simon Mignolet dan bek Dejan Lovren yang sudah pulih dari cedera. Di lini depan, manajer Juergen Klopp memilih untuk memasang Divock Origi dan mencadangkan Christian Benteke. Christian Benteke baru masuk lapangan setelah Origi ditarik keluar akibat cedera di babak pertama.

Leicester menurunkan tim terbaiknya. Jamie Vardy dan Shinji Okazaki berduet di depan, sedangkan Riyad Mahrez seperti biasanya mengisi sayap kanan.

Pada pertandingan tadi malam, Liverpool mendominasi permainan dan banyak menekan Leicester sepanjang laga. Tapi, hingga turun minum, mereka tak bisa bikin gol. Liverpool baru bisa menjebol gawang Leicester di paruh kedua, tepatnya menit ke-63, lewat gol Benteke. Gol tersebut tak bisa dibalas tim tamu hingga laga berakhir.

Dengan hasil ini, Liverpool naik ke peringkat kedelapan klasemen sementara Premier League dengan 27 poin dari 18 laga. Sementara itu, Leicester masih bertakhta di posisi pertama dengan 38 poin.

Berikut ini Jalannya Pertandingan antara Liverpool melawan Leicester City, adalah sebagai berikut :

Permainan pada pertandingan ini dalam tempo tinggi langsung diperagakan oleh kedua tim sejak kick-off. Meski bertindak sebagai tim tamu, Leicester berani untuk keluar menyerang dan meladeni permainan terbuka Liverpool pada menit-menit awal.

Liverpool berpeluang unggul pada menit ketiga melalui Philippe Coutinho yang menguasai bola di sisi kanan pertahanan Leicester mendekati kotak penalti dan melepaskan tembakan ke arah tiang jauh. Tapi, usaha Coutinho masih sedikit melebar.

Meski dalam beberapa menit berikutnya Liverpool meningkatkan intensitas serangan, Leicester bertahan dengan solid. Mereka tak membiarkan tim tuan rumah menciptakan peluang bersih.

Adam Lallana menyia-nyiakan sebuah peluang bagus yang dia peroleh pada menit ke-17. Peluang emas tercipta berawal dari Adam Lallana lolos sendirian ke kotak penalti setelah mendapatkan umpan terukur dari Jordan Henderson, namun penyelesaiannya masih melenceng.

Liverpool mendapatkan kesempatan lagi pada delapan menit kemudian. Origi mengalahkan Wes Morgan dalam duel udara dan kemudian menggiring bola di kotak penalti Leicester. Namun, tembakannya dari sudut sempit masih bisa dihentikan oleh Kasper Schmeichel. Tak berselang lama, tembakan Origi dari dalam kotak penalti melambung.

Peluang yang didapat Lovren pada menit ke-33 juga tak berbuah gol. Peluang itu tercipta berawal dari Sundulannya meneruskan sebuah tendangan bebas masih terlalu lemah dan dengan mudah diamankan oleh Kesper Schmeichel.

Peluang terbaik Leicester pada babak pertama lahir pada menit ke-42. Mahrez yang bekerja sama dengan N’Golo Kante melepaskan tembakan dari depan kotak penalti Liverpool, tapi dimentahkan oleh Mignolet.

Hingga babak pertama rampung, kedua tim belum berhasil mencetak gol. Skor masih 0-0.

Liverpool terus berupaya memecahkan kebuntuan dengan menekan Leicester City sejak babak kedua dimulai. Christian Benteke mempunyai peluang pada menit ke-60, tapi sundulannya melambung.

Christian Benteke akhirnya benar-benar mencetak gol tiga menit kemudian. Striker asal Belgia itu menyambar umpan yang dilepaskan oleh Roberto Firmino dari sisi kiri untuk menjebol gawang Leicester. Liverpool memimpin 1-0.

Tertinggal satu gol membuat Leicester City lebih berani keluar menyerang. Mereka nyaris menyamakan skor pada menit ke-74 saat Nathan Dyer menyambar umpan silang Christian Fuchs. Tapi, Mignolet menunjukkan refleks yang sangat baik untuk menepis bola.

Phillipe Coutinho membahayakan gawang Leicester pada menit ke-84 lewat tembakan jarak jauhnya. Tapi, usahanya masih sedikit melambung.

Berselang tiga menit, Roberto Firmino tak mampu memaksimalkan peluang. Tembakannya ke tiang jauh masih melenceng.

Pada injury time, Christian Benteke membuang peluang emas untuk mencetak gol kedua. Peluang emas itu tercipta berawal dari Benteke lolos sendirian di wilayah pertahanan Leicester dan tinggal menghadapi gawang kosong karena Schmeichel terlanjur ikut menyerang. Tapi, Benteke terlalu lama memegang bola dan akhirnya tembakannya tak berbuah gol.

Susunan Pemain
Liverpool:
Mignolet; Clyne, Sakho, Lovren, Moreno; Henderson, Can; Lallana (Allen 90+3′), Firmino, Coutinho (Lucas 90+1′); Origi (Benteke 38′)

Leicester City:
Schmeichel; Simpson, Morgan, Huth, Fuchs; Mahrez (Kramaric 80′), King, Kante, Albrighton; Okazaki (Dyer 69′), Vardy (Ulloa 69′)

Check Also

Prediksi Bola antara Sunderland vs Manchester City

Prediksi Bola antara Sunderland melawan Manchester City merupakan pertandingan pekan ke-24, rencana akan berlangsung di ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *