Minggu , 22 Juli 2018
Home - Italia - Kedatangan El Shaarawy disambut Skeptis oleh Para Suporter AS Roma

Kedatangan El Shaarawy disambut Skeptis oleh Para Suporter AS Roma

Kedatangan pemain baru biasanya disambut dengan antusiasme tinggi oleh para suporter AS Roma. Ada harapan yang digantungkan oleh suporter saat melihat wajah baru masuk ke dalam tim kesayangannya. Tapi, tidak dengan kedatangan pemain baru satu ini, Stephan El Shaarawy ke AS Roma.

Ada nada skeptis dari suporter yang mengiringi transfer El Shaarawy ke Roma. Memang tidak semua bersikap demikian. Tapi, di saat-saat seret kemenangan seperti ini, sulit memang bagi suporter AS Roma untuk optimistis terhadap Striker yang baru direkrut oleh AS Roma.

Pergantian pelatih dari Rudi Garcia ke Luciano Spalletti juga belum menunjukkan hasil yang positif setelah hanya bermain imbang dengan Hellas Verona dan kalah dari Juventus. Namun, juga perlu diingat bahwa Luciano Spalletti baru dua minggu menangani AS Roma.

Penyerang yang pernah membela AC Milan, El Shaarawy direkrut oleh AS Roma dengan status pinjaman dari AC Milan sampai akhir musim 2015-2016 dengan nilai transfer sebesar 1,4 juta euro. AS Roma mempunyai opsi untuk mempermanenkan pemain berusia 23 tahun itu dengan membayar 13 juta euro.

Sebelum bergabung dengan AS Roma, nasib El Shaarawy sebenarnya sempat menjadi tanda tanya. AS Monaco memutuskan untuk tak meneruskan peminjaman El Shaarawy, sementara AC Milan tak bisa menerima pemain berdarah Mesir itu kembali karena stok penyerangnya sudah melimpah.

Mengapa AS Roma menerima El Shaaway sebagai striker mereka ? Ada beberapa catatan dari kami bahwa dengan mempertimbangkan riwayat cedera serta catatannya dalam beberapa musim belakangan, El Shaarawy bisa dibilang perjudian yang penuh risiko untuk Roma.Selama musim 2013-2014 dan 2014-2015, pemain yang dijuluki Il Faraone atau Little Pharaoh itu lebih banyak menghabiskan waktu di ruang perawatan.

Mimpi buruk El Shaarawy berawal ketika ia mengalami cedera saat menjalani latihan bersama AC Milan pada bulan September 2013. Setelah dipindai, tulang metatarsal di kaki kirinya ternyata mengalami retak sebesar helai rambut.

Cedera tersebut lantas menjadi penghambat karier El Shaarawy. Karena tak kunjung sembuh, El Shaarawy akhirnya naik meja operasi pada bulan Desember 2013 dan baru kembali merumput hampir empat bulan kemudian. Sepanjang musim 2013/2014, setidaknya ada 200 hari yang dihabiskan El Shaarawy untuk memulihkan cederanya dan cuma tampil enam kali di Serie A tanpa mencetak gol sama sekali.

Musim berganti, masalah El Shaarawy masih sama. Cedera metatarsal lagi-lagi jadi pengganjal. Masalah tersebut membuat El Shaarawy absen selama tiga bulan, mulai Januari 2015 hingga awal Mei. Di musim itu, El Shaarawy cuma bermain 18 kali dan bikin tiga gol di Serie A.

Check Also

Tujuan Inter Milan saat menghadapi Juventus

Inter Milan mempunyai tujuan saat menghadapi Juventus di semifinal Coppa Italia, Kamis (28/1) dini hari ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *