Minggu , 18 Agustus 2019
Home - Perancis - Ligue 1 - Ikuti David Luiz, Cavani tidak mau Kembali ke PSG

Ikuti David Luiz, Cavani tidak mau Kembali ke PSG

Serangan teroris di Paris, Perancis, Jumat (13/11), membuat Paris Saint-Germain terancam kehilangan beberapa pemain andalan mereka. Setelah David Luiz sempat mengutarakan keenganannya untuk kembali ke Paris, kini penyerang asal Uruguay, Edinson Cavani, juga dikabarkan tak ingin kembali ke klub ibukota Perancis tersebut.

Salah satu rekan Cavani di timnas Uruguay, Alvaro Gonzales, mengklaim bahwa penyerang berusia 28 tahun itu enggan kembali ke PSG pasca serangan teroris di jantung Paris.

Alvaro Gonzales mengatakan bahwa Kejadian itu sangatlah mengerikan, baik untuk sepak bola maupun kota Paris. Kami berdiskusi tentang fakta David Luiz yang tak akan kembali ke Paris dan Edinson juga mengatakan dirinya lebih memilih untuk tak kembali juga.

Sebelumnya, David Luiz yang juga tengah bergabung dengan timnas Brasil, untuk laga kualifikasi Piala Dunia, memang sempat mengutarakan keenganannya kembali ke Paris, kendati masih terikat kontrak dengan PSG.

Berdasarkan informasi yang dikutip dari La Gazzetta Dello Sport, David Luiz mengatakan bahwa saya memiliki pacar, keluarga, dan teman di Paris. Mereka semua sangat sedih dan takut. Saya tak tahu apa yang akan saya lakukan dan apakah saya akan kembali (ke Paris) atau tidak. Bermain bersama PSG merupakan pekerjaan saya tapi jika saya dapat memilih maka saya tidak akan kembali.

Kendati dua bintang mereka mengutarakan keenganannya kembali ke PSG, klub raksasa Perancis itu sedikit bernafas lega lantaran salah satu kreator lini tengah mereka, Marco Verratti, telah menyatakan dirinya akan kembali ke Paris. Agen Verratti, Donato Di Campli, menyatakan bahwa pemain asal Italia itu tak takut kembali ke PSG setelah membela timnas Italia.

Agen Verrati, Di Campli, Verrati mengatakan bahwa Perancis telah melalui hal serupa ketika ada serangan terhadap kantor Charlie Hebdo Januari lalu, tapi serangan Jumat kemarin merupakan pembantaian yang lebih parah. Verratti tidak takut kembali ke negara itu. Kami semua harus kembali ke kehidupan normal lagi. Semua sudah diatur sama Yang di atas. Kami akan kerja kembali dan bermain secara bagus di PSG.

Jika kalian tidak kembali ke Prancis, maka Teroris akan senang dan merasa sudah menang. Kita buktika bahwa kita kuat.

Check Also

Laurent Blanc sengaja mengistirahat pemain inti, untuk hadapi Real Madrid

Pelatih Paris Saint-Germain, Laurent Blanc sengaja untuk mengistirahatkan sejumlah pemain utama saat bertandang ke markas ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *